PETINGGI BLORA TERNYATA DIBAWAH KETIAK DARWANTO!!!


MATA RAKYAT SUDAH MERAH TAPI MASIH TAJAM

Semakin berpunya ternnyata semakin bertingkah, itulah pas buat DARWANTO seorang KASI SARANA DAN PRASARANA DINDIKPORA BLORA, YANG TELAH DIGROPYOK WARGA PERUMNAS BLORA di Jl. Nuri hari rabu tgl 25 Mei malam 2011, siapakah dia sebenarnya???!!!! awalnya DARWANTO hanyalah seorang guru biasa yang tak punya prestasi apa-apa di dunia Pendidikan bahkan apabila masyarakat menilai dia tak lebih hanyalah seorang makelar yang nasibnya bisa berkata lain menjadi seorang Kepala Sekolah di SD Gadon, yang pada dasarnya dengan segala upaya melakukan pendekatan ke pucuk pimpinan daerah/Bupati waktu itu Yudi Sancoyo untuk dapat diangkat sebagai Kepala sekolah, namun sekali lagi prestasipun tidak pernah nampak dari seorang darwanto walau sebagai searang Kepala sekolah, akan tetapi berkali-kali nasib telah memayunginya dengan menjilat atasan sehingga di mutasikan ke SD Sentral Cepu (SD Negeri III CEPU ) inilah bukti bahwa kebobrokan telah dibangun di dunia pendidikan Blora, mengapa harus mengangkat seorang DARWANTO ke SD yang dianggap favorit di Cepu padahal kemampuannya tidak ada apa-apanya (hanya pintar ngatok pada atasan), namun………… mengapa seorang DARWANTO malah bisa nangkring menjabat sebagai KASI SARANA DAN PRASARANA DI DINDIKPORA BLORA, ada apa di balik ini semua??!!!!

hai para pejabat pengambil keputusan mengapa masih kau pertahankan orang yang menciptakan hancurnya pendidikan di Blora tetap kau lindungi ??? sadarlah …….dan sadarlah……para pejabat pengambil keputusan. Bila kita cermati lebih dalam kebobrokan yang diciptakan oleh seorang darwanto sebagai KASI SARANA DAN PRASARANA DINDIKPORA BLORA cukuplah banyak diketahui, dia sangat arogan kekuasaan sehingga banyak Kepala Sekolah dibuat takut olehnya bila sudah bersentuhan dengan DAK (Dana Alokasi Khusus) khawatir tidak mendapat maka apapun yang telah dipituskan DARWANTO para Kepala Sekolah hanya setuju.

Namun tidak selamanya perjalanan itu enak terus, ada waktunya untuk menikmati jalan berlobang dan berliku dan itu semua karena ulahmu, ternyata seoarang DARWANTO yang notabenya seorang pejabat dilingkungan pendidikan Kab. Blora sebagai KASI SARANA DAN PRASARANA DINDIKPORA BLORA telah DIGROPYOK OLEH WARGA KARENA PERSELINGKUHANNYA dengan seorang stafnya SITI AISYAH, sebenarnya warga Perumnas sudah lama mengincar DARWANTO karena sering bertamu hingga larut malam bahkan sering dijumpai pulangnya hingga pagi hari kebenaran informasi itu benar-benar dapat dipercaya bahkan warga perumnas siap menjadi saksi,
memang sangat disayangkan peristiwa digropyoknya seorang DARWANTO hampir para pejabat di Blora membisu tidak berkomentar seolah-olah tidak ada masalah yang dilakukan oleh seorang darwanto dan yang lebih parah lagi bahwa di masyarakat terbangun opini apa yang dilakukan darwanto katanya fitnah belaka dan tidak benar, inilah gambaran kebusukan-kebusukan para petinggi di blora untuk melindungi seorang DARWANTO

Selanjutnya tindakan apa yang harus kau ambil hai Bp. Kepala DINDIKPORA BLORA ???!!!, apakah cukup dengan diam karena belom ada laporan secara resmi, padahal seorang DARWANTO benar-benar mencoreng dunia pendidikan, seklai lagi bicaralah nuranimu hai Bp.Kepala DINDIKPORA BLORA!!! demi kemajuan Pendidikan yang sebenarnya jangan hanya untuk pribadimu. Mbok Duwe Isin…….!!!!op pancen rai Gedek!!!

segenap para petinggi-petinggi Blora sadarlah…sadarlah…dan sadarlah….Bapak BUpati yang terhormat bila masih ingin dicintai rakyat ambilah sebuah keputusan yang memihak pada kebenaran bukan memainkan kondisi seperti sekarang ini, hanya demi uang untuk menyelamatkan seorang DARWANTO pencipta kebobrokan di dunai pendidikan Blora!!

Apa untungnya mempertahankan seorang darwanto???? op mergo bisa kasih upeti???sehingga tidak ada tindakan apapun

Bp.Bupati blora tunjkkan nyalimu jangan takut dan ditakuti oleh seorang Kusnanto yang ketua dewan DPRD Blora???? hanya untuk menggeser seorang DARWANTO, lebih-lebih jangan selalu mengekor kepada Bp. Kadarusman.

Ingat Visi dan Misi waktu anda mencalonkan menjadi Bupati Blora, yang ingin membuat perubahan terhadap blora namun nyatanya telah kau ingkari. kehancuran Blora tinggal menunggu waktu karena ulah seglintir orang demi mempertahankan jabatan (Kusnanto, Darwanto, kadarusman) triple Pelobi, Penjilat, dan Pengatur daging busuk Pemerintahan di Blora!!!

TURU NGOROK KOK DI MBENKE
ONO WONG BOBROK KOK DI PERTAHANKE

About these ads