“Puisi adalah alat anti Penindasan”


Puisi adalah alat anti penindasan, di dalam dunia
sastra internet selalu ada karya yang memuat isu-isu sosial. Pembaca
sastra tidak melulu orang-orang yang ahli terhadap sastra, tetapi juga
orang yang mengalami penindasan sosial. Untuk itu puisi seharusnya
memuat hal-hal yang mampu mewakili suara hati orang lain (rakyat) bukan
melulu suara hati sendiri (ego). Dengan demikian puisi akan dapat
menjadi milik umum dan bisa berkeliaran bebas menentukan sasaran.

Karna jika dahulu penjajah bangsa adalah bangsa luar, justru sekarang
yang menjajah adalah rakyatnya sendiri. Rakyat yang sudah diperbudak
oleh materi dan kekuasaan melalui investor-investor asing. Itu berarti
kondisi dulu dan sekarang sama saja. Bahkan lebih parah karna kita
tidak merasa dijajah secara langsung sehingga perlawanannya tidak lagi
segencar dulu.

Puisi merupakan salah satu media belajar, berekspresi dan berkarya bagi banyak kalangan, termasuk bagi mereka yang memperjuangkan penegakan kembali kedaulatan rakyat. Tidak hanya tatkala suatu hasil karya dituliskan, tetapi meliputi juga seluruh proses kerja dan kegiatan yang mengiringinya adalah bagian dari pemaknaan kedaulatan itu sendiri.

dapatkan karya karya Heri LAtief di Toko Buku Terdekat hee……

Iklan